Perempuan yang menari bersama hujan..
Wajahnya melukis senyum,
Riang ketika percik demi percik air membasahi wajahnya
Sementara aku memandangnya dari balik jendela, tersenyum
Tetaplah menari disana duhai
aku tak akan mendekat, mengganggumu menari bersama nada yang dihadirkan rinai yang menabuh bumi.
Aku tak akan mendekat,
memintamu berhenti dan menepi disini, bersamaku.
Tetaplah menari disana duhai
Cukup aku memandangmu disini
dalam teduh ruang yang terkunci rapat jendela-jendelanya, juga pintunya.
Tetaplah menari disana duhai
mungkin suatu saat aku akan berhenti mengagumi tarianmu
atau engkau tak melihat lagi aku disini memandangimu.
Tapi ingatlah aku yang pernah tersenyum, selengkung pelangi. memandangimu, mengagumimu dari balik jendela kamarku
saat rinai hujan memainkan nadanya; rindu..
gundah yang menjelma kata, lalu menari, bercerita...
Komentar
Posting Komentar