Langsung ke konten utama

Postingan

Kerinduan

kurasakan, semakin jauh langkahku menuju syurga-Mu. Inilah aku dengan dosa-dosaku Yang semakin menggunung, semakin tak terbendung Luka perih di hatiku Mengingat semuanya itu Apa dayaku tuk mendekati-Mu Oh Tuhan, selamatkanlah aku.. Mataku terpejam, langkahku menyuram Bila jauh darimu, bila lupa tentangmu Sungguh aku rindu kembali kepada-Mu Dalam damai hati dekat dengan-Mu, Ya Allah… Takkan terasa, duka dan lara Bila cinta-Mu ada di hatiku Namun semua kini terasa nyata Ku menjauh dari-Mu, Ku melangkah tanpa-Mu Oh Tuhan, janganlah Engkau biarkan Kerinduanku tuk kembali pada-Mu Bimbinglah aku dengan cahaya-Mu Agar hilang semua resah hidupku *Lirik dan lagu ; Hendra

Do'aku - Hendra Yasin

Mengukir cinta di belahan jiwa

Bila yang tertulis olehNya engkau yang terpilih untukku Telah terbuka hati ini menyambut cintamu Di sini segalanya kan kita mula Mengukir buaian rindu yang tersimpan dulu `Tuk menjadi nyata dalam hidup bersama Selamat datang di separuh nafasku Selamat datang di pertapaan hatiku Izinkan aku `tuk mencitaimu Menjadi belahan di dalam jiwaku Ya Allah jadikanlah ia pengantin sejati Di dalam hidupku…(izinkan aku) Wahai yang dicinta telah kurela Hadirmu temani relung hatiku Simpanlah jiwaku dalam do’amu Kan kujaga cintamu Wahai yang dicinta telah kurela Hadirmu temani relung hatiku Simpanlah nafasku dalam hiudpmu Kan kujaga setiamu Apapun adanya dirimu Ku `kan coba tuk tetap setia Begitu pula pada diriku Terimalah dengan apa adanya

Jangan jatuh cinta..tapi bangun cinta - Maidany

Di sini pernah ada rasa simpati Di sini pernah ada rasa menggagumi Rasa ingin memiliki Memasukkanmu ke dalam hati ini Menjadi penghuni... Mencoba berlindung di balik fitrahnya hati Untuk mencari pembenaran diri... Namun Ternyata semua hanya permainan nafsu Untuk memburu cinta yang semu Aku Tertipu... Tuhanku berikanku cinta yang Kau titipkan Bukan cinta yang ku tanam 2 x Aku ingin rasa cinta ini Masih menjadi cinta perawan Cinta yang hanya aku berikan Saat ijab qabul telah tertunaikan 2 x Tuhanku berikanku cinta yang Kau titipkan Bukan cinta yang ku tanam 5 x

Layu sebelum berkembang

    Katakanlah kita ada disana, lagi-lagi disana, di sebuah taman dengan hijau rumput, bening air dan biru langit, cerah. kita ada disana lalu pandangan kita tertuju pada sebuah bunga kecil, kita menujunya kemudian, membungkukan tubuh, lalu duduk memandangnya, kagum. Ternyata ia adalah bunga baru, sepertinya hendak berkembang..     Begitupun cinta, keumumannya memang seperti itu, ada prosesnya, alurnya, dari benih lantas perlahan-lahan tumbuh hingga jadi bunga yg sempurna bentuk dan wangi. Tak bisa dinafikan ada juga cinta pada pandangan pertama, dimana kita tak kuasa sama sekali jika ia tiba2 saja ajeg, tumbuh dg sendirinya, tanpa dari benih langsung jadi bunga kecil. seperti  yang dikatakan Ibnu hazm " seorang laki2 berkata kepada Umar r.a , "wahai amirul mukminin, aku pernah melihat seorang wanita, kemudian aku jatuh cinta kepadanya. Umar menjawab " itu berada di luar kekuasaan manusia"      Namun kebanyakan memang dari sana, d...

Cinta tak sesisi

     Katanya tidak ada perasaan yang lebih menyenangkan selain perasaan bahwa tahu kita dicintai. tapi itu kalau kita ada disisi yang sama, sama-sama mencintai. Maka apabila kita telah tahu bahwa kita pun dicintai itu sama saja dengan bibit bunga yang berhasil mendapatkan semua yang dibutuhkannya : Hujan sedang, matahari dan angin yang mengarak awan.     Beda kalau misalnya kita tahu bahwa kita hanya dicintai -saja- tanpa kita merasa mencintai juga. kita ada di sisi yang berbeda kemudian. ada sebagian orang yang merasa senang bahkan bahagia dengan hal ini, ia merasa senang : wah aku dicintai, aku disukai. ia kemudian berbinar bahkan seperti menginjak barisan awan, memandang bumi dari atas sana sembari tersenyum-senyum penuh kemenangan.     Namun ada yang merasa terganggu dengannya, menyadari bahwa perlakuan, perhatian yang ia berikan dianggap salah, dianggap lain. ada gurat kekecewaan disana, karena bisa jadi ia hanya menganggap sebaga...

Peran Mencintai

    suatu saat mungkin kita ada disana, berperan disana, memainkan salah satu peran yang mungkin bisa membuat kita tersenyum bahagia atau menahan sesak dada ; mencintai. peran mencintai ini mungkin salah satu peran yang agung, peran yang tidak semua orang bisa menjalaninya dengan tulus, dengan ikhlas, dengan baik. Peran ini membutuhkan suatu pengorbanan yang demikian tinggi, disana kita mengesampingkan semua hal yang bisa diterima dan dirasakan orang2 yang mencintai : dicintai balik, diperhatikan, diberi banyak waktu, dan lainnya.     Kita memerankan sebagai orang yang mencintai, disini kita tidak bisa meminta dicintai balik, cukup sebagai orang yang tinggal disatu sisi. Atau mungkin kita juga dicintai tapi tidak "sepenuh hati". mungkin terbagi, mungkin tersebar rata, pada kasus ini kita melihat contoh istri2 Rasulullah, mereka tentunya sadar rasulullah memilih mereka bukan hanya karena cinta, tapi risalah dakwah juga kemanusiaan, maka dari itu mereka tida...