malam kelima belas, purnama bulan..
satu keranjang do'a telah kukemas
kusayapi ia dengan cahaya; langitlah tujuannya
didalamnya aku menyimpan satu, dua nama untuk langit pilihkan
mungkin bulan, mungkin bebintang akan menilainya
siapa diantara nama-nama itu yang sebenderang mereka
kelak aku tinggal duduk menunggu jawaban disampaikan langit
dengan bintang yang berasi, awan yang membentuk wajah,
atau bulan yang menulis nama
semoga..
gundah yang menjelma kata, lalu menari, bercerita...
Komentar
Posting Komentar